MENCIPTAKAN KADER YANG BERKWANTITAS

DAN BERKUALITAS IPNU_IPPNU

Kaderisasi merupakan masalah urgen dalam organisasi,karena kader menentukan keeksistensian sebuah organisasi, dapatkah kita bayangkan organisasi tanpa kader?tentu organisasi tersebut akan mati bukan,.Pengkaderan  merupakan sarana sebagai ajang pengalihan potensi-potensi para kader  serta membangkitkan kembali kader-kader angkatan muda maka perlu dilakukan secara intens. Hampir dalam semua lingkup organisasi masalah kaderisasi menduduki tangga urutan yang teratas dan merupakan ujung tombak organisasi yang tidak boleh kehilamhan ruhnya,apabila sampai kehilangan ruhnya berarti organisasi akan mati. Maka perlu kita cermati bersama dan mengadakan sebuah review kembali  berkaitan dengan hal tersebut. Demi mencapai tujuan bersama yaitu menciptakan kader yang berkwantitas dan berkwalitas. Organisasi merupakan wadah integral suatu komunitas atau perkumpulan dalam mencapai suatu tujuan yang mencangkup kepentingan bersama.Kepentingan itu merupakan interpretasi dari kader-kader dalam organisasi tersebut. Tindak tanduk para kader harus sesuai dengan tujuan yang merupakan cerminan dari nilai-nilai moral yang ditanamkan organisasi tersebut. Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama ( IPNU ) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama ( IPPNU ) merupakan organisasi kader yang mana kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan mengacu pada pembentukan dan pengembangan kader.

Kenapa Harus Ada Pengkaderisasian?

Substansi adanya pengkaderisasian dalam organisasi antara lain yaitu: PertamaPenurunan nilai-nilai organisasi yang baik maupun nilai-nilai yang perlu ditransfer. Penurunan nilai-nilai organisasi ynag baik ini  dapat dilakukan lewat pelatihan-pelatihan,diskusi rutin,atau pertemuan semacamnya,dapat juga menggunakan media yaitu buku,atau bulletin dan majalah yang dikelola oleh organisasi tersebut untuk mencapai pentransferan nilai-nilai secara maksimal.

Kedua Penjamin keberlangsungan organisasi. Pengkaderisasian merupakan tonggak utama sebuah keberlangsungan organisasi,apabila kaderisasi itu mati maka organisasipun mati dan sebaliknya. Ketiga.Penjamin keberlangsungan organisasi. Pengkaderisasian merupakan tonggak utama sebuah keberlangsungan organisasi,apabila kaderisasi itu mati maka organisasipun mati dan sebaliknya. Keempat. Sarana belajar bagi anggota Pengkaderisasian merupakan sarana pendidikan bagi anggotanya dimana ada output-output yang ingin dicapai.Output-output itu meliputi pembentukan dan pengembangan.Pembentukan yaitu pengkaderan yang dimulai dari nol dimana para anggota sama sekali belum memiliki pengetahuan tentang keorganisasian.Sedangkan pengembangan sudah memiliki pengetahuan tentang keorganisasian hanya perlu adanya penguatan sebagai dasar bagi para kader.

Posisi Kaderisasi

Strategis : Untuk menciptakan kader yang baik perlu adanya perencanaan yang matang untuk menciptakan kader internal yang baik sehingga dapat memberikan dampak wilayah ekternal yang baik pula. Vital Artinya urgensi dari kader itu sendiri,apabila seorang kader tidak bisa berkembang dan mengaktualisasikan dirinya,maka kader itu sendiri akan mati  dan keberadaan organisasipun mati.

Fungsi Kader

Rekruitmen anggota baru, Rekruitmen anggota baru yaitu dengan menanamkan nilai-nilai baru kepada    para anggota sebagai dasar pengkaderan. Menjalankan proses pembinaan penjajagan dan pengembangan anggota, Membina anggota dalam setiap pergerakannya,menjaga anggota dalam nilai-Nilai organisasi dan memastikan anggota tersebut masih sepaham dan setujuan mengembangkan skill dan knowledge anggota agar semakin kontributif dalam perannya.Evaluasi dan melakukan mekanisme control organisasi

Mekanisme ini berfungsi untuk mengetahui sejauh mana nilai-nilai itu diterima oleh anggota.

Dalam pengkaderisasian ada aspek yang perlu diperhatikan aspek-aspek  itu antara lain:

             1.Fisikal(Kesehatan)

             2.Spiritual (Keyakinan)

             3.Mental ( Moral,Etika )

           4.Intelektual ( Wawasan,Keilmuan )

By : IPNU Kebumen (Sekretaris)